Merancang Perubahan dari Lapangan: Program Team Building Nusantara Hunt bersama IFG

Merancang Perubahan dari Lapangan: Program Team Building Nusantara Hunt bersama IFG

Bagaimana cara memastikan nilai-nilai organisasi benar-benar hidup di dalam tim bukan hanya tercantum di dinding kantor? Itulah pertanyaan yang menjadi titik tolak Duage ketika merancang program Collaborate to Integrate untuk IFG.

Pada Jumat, 17 Januari 2025, Duage mengeksekusi program experiential learning untuk 50 Change Agent dan Culture Counterpart IFG di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dua kelompok yang dipersiapkan sebagai penggerak transformasi budaya dari dalam organisasi.

Konteks dan Tantangan

Change Agent dan Culture Counterpart adalah ujung tombak perubahan budaya di IFG. Namun peran strategis ini menuntut lebih dari sekadar pemahaman konseptual.

Dibutuhkan pengalaman langsung yang membangun kepekaan terhadap dinamika tim, keberanian berkomunikasi, dan kemampuan mempengaruhi orang lain.

Duage merespons kebutuhan ini dengan merancang program Team Building bertema Nusantara Hunt: sebuah aktivitas Team Building berbasis experiential learning yang mengintegrasikan nilai AKHLAK IFG ke dalam serangkaian misi yang harus diselesaikan secara kolaboratif di lapangan.

Desain Program: Team Building Experiential Learning di Ruang Terbuka

TMII dipilih bukan sekadar lokasi setiap anjungan menjadi medium yang merepresentasikan keberagaman, kekayaan budaya, dan nilai-nilai yang ingin diinternalisasi.

Program team building ini dirancang dengan pendekatan learn-by-doing yang terintegrasi penuh dengan konteks kerja peserta. Kegiatan dimulai dengan perjalanan gondola dan skylift sebagai metafora simbolis: melihat Indonesia dari perspektif lebih luas sebelum memasuki inti pembelajaran.

Acara resmi dibuka di Anjungan Jawa Tengah, dilanjutkan sesi Ice Breaking & Grouping sebelum peserta memasuki fase utama. Dalam enam kelompok, peserta menjalani Nusantara Hunt serangkaian misi team building seru berbasis clue yang tersebar di berbagai anjungan, masing-masing dirancang untuk mengaktifkan kompetensi spesifik yang relevan dengan peran Change Agent.

Enam Misi, Enam Kompetensi

Setiap misi bukan sekadar permainan melainkan simulasi nyata dari kompetensi yang dibutuhkan untuk menggerakkan perubahan budaya dari dalam organisasi.

Setiap aktivitas Team Building dirancang untuk mengaktifkan nilai AKHLAK secara eksperiensial, bukan sekadar diceritakan:

Anjungan Bali Loyal & Customer Centric Mission: Peserta mempromosikan aplikasi One by IFG kepada pengunjung TMII secara kreatif, mengasah empati dan komunikasi persuasif.
Anjungan NTT – Kompeten & Innovative Mission: Tantangan kecepatan dan kreativitas melalui menyusun nama daerah Indonesia dalam waktu terbatas.
Anjungan Papua – Amanah & Communication Mission: Peserta berperan sebagai pemandu wisata, melatih tanggung jawab dan kejelasan komunikasi kepada orang yang belum mengenal konteks.
Anjungan Sumatera Barat – Adaptif & Problem Solving Mission: Peserta ditantang menyesuaikan pendekatan komunikasi sesuai karakter pengunjung yang berbeda-beda.
Anjungan Kalimantan Barat – Harmonis & Teamwork Mission: Permainan tradisional yang menuntut kekompakan dan koordinasi antar anggota tim.
Anjungan Aceh – Kolaboratif & Influence Mission: Tari Ranup Jaroe menjadi penutup yang bermakna sinkronisasi gerak sebagai metafora tentang kolaborasi, kepercayaan, dan pengaruh positif dalam tim.

Dari Pengalaman ke Komitmen

Setelah sesi team building Nusantara Hunt selesai, program dilanjutkan dengan Awareness Session dan sesi Implementation to Change. Peserta diajak merefleksikan pengalaman lapangan dan mengaitkannya secara eksplisit dengan peran nyata mereka sebagai Change Agent di lingkungan kerja.

Diskusi interaktif membuka ruang untuk berbagi insight dan tantangan implementasi. Program ditutup dengan sesi Commitment Making sebuah kesepakatan kolektif untuk menjaga keberlanjutan transformasi budaya yang sudah dirintis.

Suasana kebersamaan dilengkapi dengan menikmati Dancing Fountain dan makan malam bersama sebagai penutup yang hangat dan bermakna.

Program Team Building yang Bermakna, Bukan Sekedar Seru

Pembelajaran budaya tidak cukup disampaikan ia perlu dialami secara langsung, dengan konsekuensi yang terasa, agar bisa benar-benar bertahan.

Program Team Building Collaborate to Integrate bersama IFG membuktikan bahwa internalisasi nilai organisasi tidak cukup dilakukan melalui pelatihan konvensional. Ketika nilai-nilai itu diwujudkan dalam misi nyata di lapangan, pembelajaran menjadi jauh lebih dalam dan bertahan lebih lama.

Nusantara Hunt adalah salah satu bukti bagaimana Duage merancang program team building yang tidak hanya seru dan menyenangkan, tetapi secara strategis menghubungkan pengalaman lapangan dengan tujuan transformasi organisasi yang sesungguhnya.

Konsultasikan Kebutuhan Tim Kamu

Ingin merancang program Team Building serupa untuk tim atau organisasimu? Duage siap membantu mulai dari tahap konsepsi hingga eksekusi dan pelaporan dampak. Hubungi kami dan ceritakan kebutuhanmu.

(NRA)

© 2013-2024 PT. Duage Manajemen Indonesia

Log in with your credentials

Forgot your details?