Berbeda Tim, Satu Tujuan: Ketika Kolaborasi Menjadi Bagian dari Belonging Week

Berbeda Tim, Satu Tujuan: Ketika Kolaborasi Menjadi Bagian dari Belonging Week

Ada banyak cara untuk membangun kebersamaan di tempat kerja. Bisa melalui percakapan sehari-hari, menyelesaikan pekerjaan bersama, atau sekadar meluangkan waktu untuk saling mengenal di luar rutinitas.

Namun, bagaimana jika kebersamaan itu dibangun melalui sebuah pengalaman yang membuat setiap orang harus berpikir, mengambil keputusan, dan bekerja bersama untuk mencapai satu tujuan?

Inilah yang menjadi bagian dari Belonging Week 2026 Thermo Fisher Scientific, yang berlangsung pada 18 September 2026 di Cibis Nine, Cilandak, Jakarta Selatan. Mengusung semangat “Together in Mission. Together in Impact.”, sekitar 30 peserta mengikuti rangkaian aktivitas yang dirancang Duage untuk memperkuat koneksi, membangun kerja sama, dan menghadirkan pengalaman kebersamaan yang bermakna.

Dimulai dari Tantangan Sederhana

Berbeda Tim, Satu Tujuan: Ketika Kolaborasi Menjadi Bagian dari Belonging WeekKegiatan diawali dengan Quiz Battle, sebuah kompetisi yang mengajak peserta menyelesaikan berbagai tantangan dalam kelompok. Sekilas, aktivitas ini mungkin terlihat seperti kuis pada umumnya. Ada pertanyaan, waktu untuk menjawab, dan poin yang dikumpulkan.

Namun, tantangannya tidak selalu tentang siapa yang paling banyak tahu.

Pada ronde pertama, What Is This, peserta harus mengamati sebuah gambar dan berdiskusi untuk menentukan jawabannya. Kemampuan memperhatikan detail menjadi penting, begitu juga dengan kesediaan mendengarkan pendapat anggota tim lainnya.

Tantangan kemudian berlanjut ke Guess the Picture. Kali ini, gambar diperlihatkan secara bertahap. Peserta harus menentukan kapan mereka cukup yakin untuk menjawab. Semakin cepat jawaban diberikan, semakin besar poin yang bisa diperoleh. Tetapi keputusan yang terlalu terburu-buru juga memiliki risiko.

Ronde terakhir, Guess the Song, membawa suasana kompetisi melalui potongan musik yang harus dikenali judul dan penyanyinya.

Tiga permainan dengan cara yang berbeda, tetapi memiliki satu kesamaan.

Setiap kelompok perlu saling mendengarkan, menyampaikan pendapat, dan mengambil keputusan bersama. Karena dalam sebuah tim, memiliki banyak orang dengan pengetahuan berbeda belum tentu cukup. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana pengetahuan itu bisa digunakan bersama.

Ketika Setiap Tim Memiliki Bagian yang Berbeda

Berbeda Tim, Satu Tujuan: Ketika Kolaborasi Menjadi Bagian dari Belonging WeekSetelah melewati Quiz Battle, peserta memasuki tantangan berikutnya, Momentum Makers. Kali ini, tantangannya tidak lagi sekadar menemukan jawaban yang benar. Setiap tim mendapatkan material untuk merancang dan membangun sebuah rangkaian reaksi berantai. Mereka harus menyusun berbagai komponen agar sebuah gerakan dapat diteruskan dari satu bagian ke bagian berikutnya.

Ada proses memahami material, merancang bentuk, membagi tugas, dan mencoba apakah rangkaian yang dibuat dapat bekerja sesuai rencana. Tetapi ada satu hal yang membuat tantangan ini berbeda.

Setiap tim hanya mengerjakan satu bagian dari sebuah rangkaian yang lebih besar.

Artinya, menyelesaikan bagian sendiri belum cukup. Mereka juga harus berkoordinasi dengan tim lain untuk memastikan bagian yang dibuat dapat tersambung dan bekerja sebagai satu kesatuan. Di sinilah kolaborasi mendapatkan tantangan yang berbeda.

Sebuah tim mungkin sudah memiliki rancangan yang baik. Tetapi ketika bagian tersebut harus dihubungkan dengan bagian milik tim lain, mereka perlu memperhatikan lebih dari sekadar hasil pekerjaan sendiri.

Ada kesesuaian yang harus dijaga. Ada komunikasi yang harus dilakukan. Ada penyesuaian yang mungkin diperlukan agar seluruh rangkaian bisa berjalan. Karena terkadang, keberhasilan sebuah tim bukan hanya ditentukan oleh seberapa baik mereka menyelesaikan bagiannya, tetapi juga seberapa baik hasil kerja mereka mendukung bagian yang lain.

Satu Gerakan yang Menghubungkan Semuanya

Berbeda Tim, Satu Tujuan: Ketika Kolaborasi Menjadi Bagian dari Belonging Week

Puncak Momentum Makers adalah Grand Reaction. Seluruh bagian yang telah dibangun oleh masing-masing tim disatukan menjadi satu rangkaian besar. Tujuannya sederhana, tetapi membutuhkan koordinasi yang tidak sedikit: menciptakan reaksi berantai yang dapat bergerak dari titik awal sampai titik akhir. Tidak ada satu kelompok yang bisa menghasilkan keseluruhan rangkaian itu sendirian.

Setiap bagian memiliki perannya masing-masing. Satu gerakan akan memicu gerakan berikutnya, kemudian diteruskan hingga mencapai bagian terakhir. Dari aktivitas ini, ada gambaran menarik tentang cara sebuah organisasi bekerja.

Setiap orang dan setiap tim mungkin memiliki tugas, kemampuan, serta tanggung jawab yang berbeda. Namun, semuanya tetap menjadi bagian dari tujuan yang lebih besar. Dan ketika seluruh bagian dapat saling mendukung, kontribusi yang awalnya terlihat kecil pun bisa menjadi bagian penting dari hasil bersama.

Berbeda peran bukan berarti bergerak sendiri-sendiri. Justru dari perbedaan itulah sebuah tim bisa saling melengkapi.

Kebersamaan yang Dibangun Melalui Pengalaman

Berbeda Tim, Satu Tujuan: Ketika Kolaborasi Menjadi Bagian dari Belonging WeekBelonging Week bukan hanya tentang mengumpulkan orang dalam satu ruangan atau mengajak mereka mengikuti aktivitas yang menyenangkan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk membangun koneksi melalui pengalaman yang dijalani bersama.

Melalui Quiz Battle, peserta diajak untuk berbagi pengetahuan, mendengarkan pendapat, dan mengambil keputusan dalam kelompok. Melalui Momentum Makers, mereka diajak melihat bagaimana hasil kerja sebuah tim berkaitan dengan hasil kerja tim lainnya.

Dua bentuk aktivitas yang berbeda, tetapi membawa pesan yang saling melengkapi. Bahwa kebersamaan bukan berarti semua orang harus memiliki kemampuan, pemikiran, atau peran yang sama. Kebersamaan juga tentang memahami bahwa setiap orang memiliki kontribusi yang dapat saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama.

Dan mungkin, itulah salah satu makna dari “Together in Mission. Together in Impact.”

Ketika orang-orang dengan kemampuan dan peran berbeda dapat bergerak menuju tujuan yang sama, dampak yang dihasilkan tidak lagi hanya menjadi milik satu orang atau satu kelompok.

Melainkan menjadi hasil dari perjalanan yang mereka bangun bersama.

Bagi Duage Team Building, setiap aktivitas bukan sekadar permainan yang harus diselesaikan. Aktivitas menjadi ruang untuk menghadirkan interaksi, membangun koneksi, dan membantu tim menemukan makna dari pengalaman yang mereka jalani.

Karena terkadang, cara paling sederhana untuk memahami arti bekerja bersama adalah dengan benar-benar mengalaminya.

Duage Team Building · Thermo Fisher Scientific Belonging Week 2026 · Cibis Nine, Cilandak · 18 September 2026

(ZA)

© 2013-2024 PT. Duage Manajemen Indonesia

Log in with your credentials

Forgot your details?