Team Accountability

Diam Ketika Ada yang Tidak Beres Bukan Kebaikan, Itu Pembiaran

TA membangun peer accountability — keberanian dan kemampuan tim untuk saling menjaga komitmen dan standar bersama, bukan menunggu leader yang menegakkannya.

Deskripsi

TENTANG PROGRAM

Team Accountability

Di kebanyakan tim, accountability datang dari satu arah: dari atas ke bawah. Leader yang menegakkan standar, leader yang mengingatkan deadline, leader yang harus bicara ketika ada yang tidak beres. Ketika leader tidak ada — standar turun, komitmen mengendur, dan tidak ada yang bicara.

Ini bukan karena anggota tim tidak peduli. Ini karena tidak ada sistem yang membuat peer accountability menjadi natural — dan karena menegur rekan setingkat terasa tidak nyaman, tidak pada tempatnya, atau berisiko merusak hubungan.

Team Accountability membangun sesuatu yang berbeda: tim yang saling menjaga standar dan komitmen satu sama lain — bukan karena diperintah, tapi karena cukup peduli. Dikembangkan berdasarkan Lencioni Avoidance of Accountability framework dan riset ASTD tentang accountability partnerships.

TIM ANDA SETELAH PROGRAM INI

Setelah TA, tidak ada lagi standar yang dibiarkan turun karena tidak ada yang berani bicara. Tim punya cara yang konkret untuk menyampaikan accountability — cara yang jujur tanpa menyerang, yang peduli tanpa menghindar.

Yang paling terasa: high performers tidak lagi frustrasi melihat standar yang tidak dijaga. Dan mereka yang perlu diperbaiki mendapat kesempatan untuk tumbuh — bukan dibiarkan gagal dalam diam.

Apa yang dibangun dalam program ini:

Accountability as Care

Reframe fundamental tentang apa itu accountability — bukan tentang menghukum atau menyalahkan, tapi tentang cukup peduli untuk bicara ketika ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Tim yang accountable adalah tim yang tidak membiarkan rekannya gagal dalam diam.

OICA — Cara Bicara yang Menjaga Hubungan

Formula percakapan accountability yang konkret dan langsung bisa dipakai: Observe (apa yang terlihat), Impact (dampaknya pada tim), Care (niat yang tulus), Ask (buka dialog). Cara menyampaikan yang jujur tanpa menyerang, dan peduli tanpa menghindar.

Peer Accountability System

Accountability yang berkelanjutan butuh sistem — bukan hanya keberanian individual. Tim membangun tiga pilar: komitmen yang cukup jelas untuk bisa dipegang, progress yang cukup visible untuk semua bisa lihat, dan norma yang disepakati tentang cara saling menegur dengan cara yang sehat.

Detail Program:

KODE PROGRAM TA — Team Accountability
SERIES Team Dynamics Series
TARGET PESERTA Semua karyawan — lintas level dan lintas fungsi
DURASI Half Day (4 jam efektif)
FORMAT Experiential Learning — Indoor
KAPASITAS 15 – 40 peserta
BAHASA Bahasa Indonesia / Bilingual
KOMBINASI TDC — Team Decision & Commitment (Bundle B: TDC pagi + TA siang = Full Day); BTT — Building Team Trust (trust adalah prasyarat agar peer accountability bisa berjalan)

KONSULTASI PROGRAM

Tertarik dengan Program Team Accountability?

Ceritakan dinamika accountability di tim Anda — kami bantu tentukan apakah TA adalah program yang paling tepat. Konsultasi selalu gratis.

Bandingkan
© 2013-2024 PT. Duage Manajemen Indonesia

Log in with your credentials

Forgot your details?