Coaching sudah menjadi kata yang familiar di dunia leadership. Tapi kebanyakan training coaching masih fokus pada satu hal: bagaimana seorang leader coaching satu individu secara one-on-one. Leader as a Team Coach mengajarkan sesuatu yang berbeda — dan jauh lebih berdampak.
LATC mengembangkan kemampuan leader untuk coaching tim sebagai satu kesatuan — mengintervensi cara tim bekerja bersama, bukan hanya cara individu berkontribusi. Ini berarti leader belajar membaca kondisi tim secara kolektif dan memilih intervensi yang paling tepat di tiga momen kritis: sebelum tim mulai bekerja, saat tim menghadapi hambatan, dan setelah tim menyelesaikan sesuatu.
Dikembangkan berdasarkan riset Hackman & Wageman tentang Team Coaching — yang menemukan bahwa coaching tim paling efektif bukan yang paling sering, tapi yang paling tepat waktunya. Program ini membangun tiga fungsi coaching yang benar-benar menggerakkan tim: motivational, consultative, dan educational.



