Perubahan di organisasi hampir selalu dikelola dengan cara yang sama: diumumkan, dikomunikasikan, dan diharapkan langsung dieksekusi. Yang sering tidak diperhitungkan adalah bahwa perubahan eksternal terjadi seketika — tapi transisi psikologis yang menyertainya berlangsung jauh lebih lambat.
Tim yang terlihat resisten bukan selalu tim yang tidak mau berubah. Mereka mungkin sedang dalam fase yang berbeda dari perjalanan transisi — dan butuh kepemimpinan yang berbeda di setiap fasenya. Leader yang tidak memahami ini sering kali mendorong terlalu keras di waktu yang salah, atau membiarkan terlalu lama di waktu yang justru butuh arah.
LTC dikembangkan berdasarkan Bridges Transition Model — yang membedakan antara change (perubahan eksternal yang terjadi) dan transition (perjalanan psikologis yang dialami orang). Tiga fase transisi — Ending, Neutral Zone, dan New Beginning — masing-masing butuh pendekatan kepemimpinan yang berbeda. Program ini membangun kemampuan leader untuk membaca di mana timnya berada dan memimpin dengan tepat.


