Dipromosikan karena performa individu yang luar biasa adalah hal yang wajar. Tapi itulah justru yang membuat transisi ke peran leader begitu sulit — karena skill yang membuat seseorang berhasil sebagai anggota tim bukan skill yang sama yang dibutuhkan untuk memimpin tim.
Banyak supervisor baru yang terjebak di antara dua peran: masih mengerjakan semua hal sendiri seperti sebelumnya, tapi sekarang juga diharapkan untuk memimpin. Hasilnya: mereka kewalahan, timnya tidak berkembang, dan organisasi kehilangan potensi dari keduanya.
FTL dikembangkan berdasarkan Leadership Pipeline framework — yang memetakan dengan tepat apa yang sebenarnya berubah ketika seseorang naik dari individual contributor ke team leader. Lima dimensi dalam program ini membantu supervisor baru memahami pergeseran itu — dan mulai memimpin dengan cara yang benar-benar membangun tim.


