Budaya baru diumumkan dari atas tapi tim merasa menjadi objek, bukan subjek perubahan
CULTURE LAB
Program yang menempatkan tim sebagai perancang budaya mereka sendiri melalui proses Design Sprint yang terstruktur dan inklusif.
Deskripsi
SITUASI YANG DIRASAKAN
Apakah ini yang terjadi di tim Anda?
Ada merger atau restrukturisasi dan dua budaya bertemu tanpa tahu harus menjadi apa
Tim lintas generasi dengan cara kerja dan ekspektasi yang sangat berbeda tanpa titik temu
Manajemen ingin budaya yang owned oleh tim tapi tidak tahu bagaimana memfasilitasinya
Budaya yang ada sudah tidak relevan tapi belum ada yang berani memulai percakapan
Budaya yang dirancang dari atas tidak pernah benar-benar dimiliki oleh bawah. Dan budaya yang tidak dimiliki tidak akan pernah benar-benar hidup.
TENTANG PROGRAM
Culture Lab
"Budaya terbaik bukan yang dirancang manajemen. Budaya terbaik adalah yang dirancang tim itu sendiri."
Culture Lab adalah program Team Activation yang menempatkan tim sebagai perancang budaya mereka sendiri. Bukan sebagai penerima budaya yang sudah jadi.
Melalui proses Culture Design Sprint yang terstruktur, tim mendiagnosa budaya yang sebenarnya ada di tiga lapisan: yang terlihat, yang dinyatakan, dan yang tersembunyi. Lalu merancang budaya yang mereka inginkan. Dan menyepakati cara mencapainya bersama.
DIFERENSIASI
Kenapa ini berbeda?
Yang membedakan Culture Lab dari workshop budaya biasa: dalam program ini manajemen bukan pemberi budaya, mereka adalah peserta co-creation yang setara. Culture Charter yang lahir bukan dokumen HR, tapi dokumen tim yang ditandatangani bersama dan dimiliki bersama. Ownership-nya jauh lebih kuat karena semua orang ada dalam proses merancangnya.
BAGAIMANA PROGRAM INI BEKERJA
4 Tahap Transformasi
01
Culture Scan
Tim melakukan Culture Scan awal secara anonim untuk memotret budaya yang sebenarnya ada, seringkali hasilnya berbeda dari yang diklaim
02
Experiential Activities
Aktivitas experiential memperlihatkan rasanya bekerja dalam berbagai kultur kerja yang berbeda dan membangun vocabulary bersama tentang budaya
03
Culture Map
Tim memetakan budaya yang ada di tiga lapisan Schein dan mengidentifikasi gap terbesar antara budaya yang diklaim dan yang dijalankan
04
Culture Design Sprint
Culture Design Sprint lintas divisi menghasilkan Culture Charter yang menjadi komitmen bersama
DETAIL PROGRAM
Semua yang perlu Anda ketahui.
Ideal Untuk:
Output Utama:
Parameter Program:
| KODE PROGRAM | TA.CB.02 |
| DURASI | 7–8 Jam (Full Day) |
| PESERTA | 30–200 Orang |
| LEVEL | Semua level, paling powerful ketika semua level merancang bersama |
| SETTING | Indoor dengan breakout room |
Dapat dikombinasikan dengan: Post-merger, transformasi budaya, atau setelah The Way We Work
FAQ
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bisa, dan ini adalah kemungkinan yang perlu dipersiapkan. Fasilitator akan memandu proses agar tetap dalam batas yang realistis, tapi kejujuran tentang gap budaya adalah syarat co-creation yang autentik. Brief dengan manajemen sebelum program adalah bagian penting dari persiapan kami.
Culture Charter adalah dokumen hidup yang perlu direview minimal setahun sekali. Budaya yang sehat terus berkembang, dan Charter yang baik harus bisa mengakomodasi perkembangan itu.
Ya, ini adalah salah satu prinsip desain yang tidak bisa dikompromikan. Kelompok homogen hanya akan menghasilkan Culture Charter yang mencerminkan satu perspektif. Keberagaman perspektif dalam satu kelompok itulah yang menghasilkan titik temu yang autentik.
KONSULTASI PROGRAM
Tertarik dengan Program Culture Lab?
Program ini dirancang khusus berdasarkan situasi nyata tim Anda.
Tidak ada dua tim yang punya kondisi yang persis sama, dan itulah mengapa program ini tidak pernah sama untuk setiap klien yang kami fasilitasi. Ceritakan kondisi tim Anda — kami akan bantu menentukan apakah program ini yang paling tepat.




