Semua orang tahu bahwa silo itu masalah. Semua orang setuju bahwa kolaborasi lintas fungsi itu penting. Tapi silo terus ada — bukan karena tidak ada yang mau mengubahnya, tapi karena cara mengubahnya yang biasanya ditempuh tidak menyentuh akar masalahnya.
Beyond Silos menggunakan Raffaelli’s Collaboration Trap untuk menjelaskan mengapa silo terbentuk secara natural — bukan karena ada orang yang jahat atau tidak kooperatif, tapi karena semua orang sedang mengoptimalkan bagiannya masing-masing tanpa melihat sistem secara keseluruhan. Dan menggunakan Systems Thinking (Peter Senge) untuk membangun cara pandang baru: organisasi sebagai satu sistem yang saling terhubung, bukan kumpulan departemen yang bekerja sendiri-sendiri.
Program ini paling efektif ketika pesertanya berasal dari minimal dua atau tiga fungsi berbeda dalam satu sesi — karena jembatan yang dibangun selama program adalah jembatan yang nyata antara orang-orang yang memang bekerja bersama sehari-hari.



